Tebakan Jitu Togel Refleksi Penampilan Italia Dalam Piala Konfederasi

Refleksi Penampilan Italia Dalam Piala Konfederasi

Refleksi Penampilan Italia Dalam Piala Konfederasi

Tebakan Jitu Togel – Timnas Italia mengakhiri perjuangan mereka dalam Piala Konfederasi dengan mencatatkan prestasi terbaik mereka, memenangkan medali perunggu. Ajang yang merupakan pemanasan untuk Piala Dunia ini memberikan kesempatan para punggawa Nazionale untuk belajar banyak, bersiap untuk tahun depan.

Sekarang tampak jelas bagaimana timnas Italia, dan juga Serie A, mengalami metamorfosis. Permainan mereka tidak lagi asal mencetak gol di awal laga, lalu bertahan dengan sistem catenaccio, sekarang Italia bermain menarik dan lebih menyerang. Italia mencetak sebelas gol dalam lima pertandingan, menorehkan minimal dua gol dalam tiap laga. Keinginan pelatih Cesare Prandeli untuk membuat permainan skuad besutannya lebih menarik tampaknya mulai terwujud.

Bagaimanapun, perubahan filosofi permainannya juga mengorbankan sisi pertahanan. Lini belakang yang diisi empat bek kebobolan sepuluh gol, namun patut digarisbawahi bahwa Italia mencatatkan dua jam lebih tidak kebobolan melawan juara dua kali Euro dan pemegang trofi Piala Dunia Spanyol. Perubahan formasi menjadi 3-4-2-1 (atau 3-4-3 campuran) bekerja dengan baik bagi tim Azzurri saat melawan Spanyol. Kalau bukan karena Leonardo Bonucci gagal memasukkan penaltinya, mungkin Italia akan memenangkan kopetisi. Perubahan formasi menjadi 4-3-3 saat perebutan tempat ketiga sempat memicu komentar negatif dari beberapa fans, namun ada sisi positifnya juga. Fleksibilitas secara taktik yang sang pelatih ajarkan menguntungkan timnas. 3-5-2 atau 3-4-3 terbukti efektif melawan banyak tim, namun saat tim yang dihadapi lebih lemah, 4-3-3 atau 4-3-1-2 bekerja lebih baik. Menarik untuk melihat bagaimana kelanjutan eksperimen Prandelli ke depannya.

Beberapa pemain juga menunjukkan kemampuan mereka untuk masuk skuad Italia dalam Piala Dunia. Emanuele Giaccherini membungkam pembencinya, Antonio Candreva brilian di akhir turnamen, dan Mattia de Sciglio menunjukkan kemampuannya sebagai full-back serba bisa. Mario Balotelli menjadi tidak tergantikan dalam tim. Jika Prandelli harus memilih lima orang pemain saja sebagai pemain kunci, Balotelli akan jelas masuk. Kemampuan finishingnya, kekuatannya, dan kemajuan dalam hal ketenangannya di depan gawang membuatnya pantas jadi andalan. Hal yang paling penting adalah bagaimana mempertahankan performa fisik dan mental yang bagus.

Prandelli mengakui bahwa Stephan El Shaarawy mentalnya sedang tidak baik dan akibatnya mengganggu performanya. Beberapa pemain Italia juga disebut sedang kelelahan, sehingga cukup mengejutkan juga melihat prestasi akhir mereka. Iklim Brazil ikut menjadi penentu. Sadarkah anda bahwa saat ini Amerika Selatan sedang musim dingin? Mudah melupakannya bila melihat pemain Italia yang kelelahan karena panas di babak kedua pertandingan melawan Spanyol. Untungnya Piala Dunia nanti memberikan kesempatan beberapa hari untuk menyesuaikan diri dengan cuaca setempat sebelum pertandingan pertama di fase grup, sehingga skuad Italia tidak akan terlalu terkejut. Nantikan penampilan Italia dalam Piala Dunia tahun depan. Tebakan Jitu Togel