Rodgers Merasakan Empati Pada Moyes

Rodgers Merasakan Empati Pada Moyes

Rodgers Merasakan Empati Pada Moyes

Rodgers Merasakan Empati Pada Moyes – Manajer yang melatih Liverpool itu mengatakan bahwa dirinya paham dan mengerti tekanan untuk melatih satu klub yang begitu besar akan tetapi sang manajer bersikeras mengatakan bahwa tugasnya di Anfield itu sejak dulu dan hingga saat ini memang jauh lebih berat dari pada pekerjaan di Old Trafford. Brendan Rodgers telah mengungkapkan perasaan empati yang dimilikinya kepada David Moyes yang pada saat ini sedang menjalani satu masa yang sulit di Manchester United, akan tetapi pelatih Liverpool itu mengatakan bahwa dirinya mulai melatih The Reds sejak klub tersebut berada di titik nadir. United terlihat hanya seperti bayangan jika dibandingkan dengan skuad mereka ketika berhasil memenangkan Liga Premier Inggris pada musim lalu.Rodgers Merasakan Empati Pada Moyes – Dengan berselisih 18 poin dari sang pemuncak klasemen sementara setelah Liverpool mengalahkan mereka dengan cukup telak di depan pendukung United sendiri di Old Trafford pada hari Minggu kemarin dengan skor akhir 3-0. Satu periode transisi memang sudah diperkirakan setelah Sir Alex Feguson mengakhiri rezimnya di Old Trafford selama 27 tahun, akan tetapi kejatuhan Manchester United ketika mereka berada di bawah bimbingan pelatih David Moyes, pelatih yang langsung ditunjuk oleh Sir Alex sendiri ternyata amat sangat buruk dari yang diperkirakan. Liverpool merupakan satu contoh dari bagaimana satu klub raksasa sepak bola bisa menderita karena adanya satu perubahan keberuntungan.

Rodgers Merasakan Empati Pada Moyes – Meskipun klub itu saat ini sudah kembali bersinar di bawah bimbingan Rodgers yang mana telah menciptakan satu harapan untuk bisa memenangkan gelar juara Liga Premier Inggris untuk pertama kalinya bagi tim tersebut setelah pada musim lalu hanya bisa finis di urutan ke tujuh. “Saya memiliki empati dalam hal tekanan. Kami berdua merupakan dua klub terbesar yang ada di sepak bola Inggris yang mana sudah diketahui sebagai klub kelas dunia.” “Itu tidak bisa dibandingkan dengan dimana kami berada pada saat ini. Dia jelas masuk ke dalam klub ketika mereka merupakan sang juara, bersama dengan para pemain kelas dunia.” “Kami berada di posisi ke delapan ketika saya datang sehingga saya memiliki banyak sekali pekerjaan yang harus saya lakukan – satu neraka akan banyaknya pekerjaan yang harus dilakukan.

Rodgers Merasakan Empati Pada Moyes – Saya memiliki pemiliki yang begitu luar biasa, mereka tidak pernah menolak goyah sedikit pun semenjak mereka telah menawarkan pekerjaan ini kepada saya.” “Sebagai satu klub sepak bola, kami sedang mengembalikan soliditas tesebut, dan sebagai satu grup baik di dalam dan juga di luar lapangan. Saya punya empati untuk seluruh manajer karena kecuali kamu sudah pernah menjadi seorang manajer, kamu tidak akan pernah tahu tekanan.” “Jelas saya mengerti dengan tekanan dari satu institusi kelas dunia karena Manchester United merupakan satu klub yang fantastis.”