Bola Online Pellegrini Tentang City Musim Depan

Pellegrini Tentang City Musim Depan

Pellegrini Tentang City Musim Depan

Bola Online – Manuel Pellegrini, manajer yang tak pernah memenangkan satu trofi bergengsi di Eropa, telah ‘dipaksa’ untuk mempertahankan nama baik dan reputasi manajerialnya. Manajer Manchester City yang baru tersebut menjanjikan bahwa timnya akan menampilkan sepakbola yang berbeda dengan gaya bermain Roberto Mancini, dia juga menyatakan bahwa tak ada perselisihan dengan Ferran Soriano, CEO City, yang telah menyatakan ambisi tim biru asal Manchester untuk memenangi lima gelar musim depan.

Dalam Sembilan tahun pengalamannya di Eropa, Pellegrini adalah mantan pelatih Villareal, Real Madrid, dan klub terakhirnya di Spanyol, Malaga, pelatih asal Chili tersebut hanya memenangi Piala Intertoto tahun 2004 bersama Villareal. Kendati demikian, dia membawa Villareal ke semifinal Liga Champions tahun 2006, menempati posisi kedua dan kelima di La Liga, serta membawa Real Madrid berada di bawah Barcelona dalam La Liga tahun 2010 dengan poin yang dikumpulkan sebanyak 96, dia juga berhasil membawa Malaga dengan modal pemain yang pas-pasan mencapai perempat final Liga Champions musim lalu. Manajer berusia 59 tahun yang pernah memenangi liga di Ekuador bersama LDU Qutio juga pernah memenangi gelar bersama River Plate dan San lorenzo di Argentina.

Ditanyai mengenai peluang City menjuarai gelar serta kemungkinan apakah dia bisa melampaui pencapaian Mancini, dia menjawab : “Saya memenangi banyak trofi di Amerika Latin. Saya rasa sangat sulit bagi Villareal untuk memenangi title di Spanyo;. Bahkan sangat sulit bagi Villareal untuk mencapai perempat final bahkan semifinal Liga Champions, kondisi yang sulit juga saya alami saat saya tiba di Villareal, tapi hal tersebut tak membuat saya patah semangat. Villareal saya bawa ke peringkat kedua liga, dan berjarak 10 poin dari Barcelona yang sedang panas-panasnya. Itulah hasil kerja saya yang optimal bersama Villareal. Sulit bagi kami memenangi gelar dengan tim yang kami miliki.

Setelah itu saya ke Real Madrid dan membawa tim meraih 96 poin, kami dalam setahun harus berkompetisi dengan Barcelona yang hebat dibawah racikan Pep Guardiola sebagai pelatih tapi kami tak dapat instan memenangi gelar hanya dalam waktu setahun. Dan saat saya di Malaga, kondisinya hampir sama dengan Villareal – kau tak dapat memenangi gelar Liga Champions atau gelar liga di Malaga. Kondisi yang saya alami juga sulit, tak mudah mencapai perempat final liga champions dengan Malaga. Jadi menurut saya dengan skuad yang kuat di Manchester City dapat saya pastikan kami dapat memenangi title.”  Bola Online