Agen Bola Klasik Derbi – Milan vs Inter

 Klasik Derbi – Milan vs Inter

Klasik Derbi – Milan vs Inter

Agen Bola – Derby kota Milan dinamai dengan salah satu landmark paling terkenal di kota itu, patung Maryam/Maria di puncak Duomo yang biasa disebut “Madonnina”. Derby Milan merupakan salah satu derby yang paling populer, tidak hanya di kalangan fans sepakbola Italia, namun juga fans sepakbola di seluruh dunia.

Rivalitas ini semakin bertambah baru-baru ini dengan Leonardo yang “berkhianat” pindah dari AC Milan ke rival sekotanya akhir tahun 2010 sebagai pelatih. Fans Milan kecewa padanya, karena Leonardo cukup lama mengabdi di Milan sebagai pemain dan juga pelatih. Untuk menunjukkan amarah mereka, tifosi Milan pada derby di San Siro bulan April memasang spanduk bergambar lukisan The Last Supper yang terkenal – dengan Leonardo sebagai Judas. Pengkhianatan Leonardo seperti sebuah opera sabun, dengan Wakil Presiden Milan Adriano Galliani sendiri angkat bicara, “Semua seperti perceraian. Kamu harus mengingat tahun-tahun baik dari pernikahanmu. Hubungan kita dulu bagus, tapi semua sudah usai.” Robinho bahkan lebih dingin, “Itu keputusannya untuk pergi. Dia harus menerima konsekuensi tindakannya.”

Semuanya itu memberi bumbu pada derby bersejarah ini, yang terkenal dengan pertunjukan teaternya sebelum laga dan atmosfer mendebarkan yang diciptakan para fans di stadion. Derby ini juga dianggap lebih berbudaya daripada derby-derby  lain di Italia, dengan minimnya insiden kekerasan. Penerimaan tiket biasanya mencapat 1.4 juta Euro. Sebenarnya, akar dari derby ini memiliki awal yang sederhana. Pada tanggal 16 Desember 1899 Alfred Edwards, mantan wakil konsul di Milan dan anggota dari masyarakat kelas atas di Milan mendirikan Milan Cricket and Football Club. Ada pengaruh besar dari pihak Inggris di balik berdirinya klub ini dan enam dari anggota asli asosiasi ini merupakan orang Inggris – dan putra dari seorang tukang daging dari Nottingham menjadi kapten pertama klub. Selama beberapa saat semua hal baik-baik saja, dengan Milan merebut gelar juara pada tahun 1901, 1906, dan 1907. Lalu terjadilah perceraian itu.

Pada tahun 1908 sebuah kelompok sempalan yang dipimpin seniman Giorgio Muggiani keluar karena masalah mengenai perekrutan pemain asing.  Maka pada tanggal 8 Maret 1908, berdirilah Internationale Milano. Pertemuan pertama dari kedua klub anehnya dimainkan di Chiasso, lima puluh mil utara kota Milan, masuk wilayah Swiss tepatnya. Tidak ada yang tahu kenapa dimainkan di sana. AC Milan menang 2-1. Di masa-masa awal berdirinya Inter tidak punya stadion khusus, nomaden. Barulah pada tahun 1930 mereka bermain di stadion Arena tepat di luar lingkaran gerbang kuno kota Milan. Milan mendirikan stadion di daerah San Siro, Milan pada tahun 1926 sebelum menjualnya kepada pemerintah dan mendirikan lagi stadion yang lebih besar pada tahun 1939. Tahun berikutnya Inter mendapatkan ijin untuk memainkan laga terakhir penentu gelar mereka di San Siro agar lebih banyak fans bisa menonton – kesepakatan ini menjadi permanen pada tahun 1947. Agen Bola