Adebayor Pemain Yang Memalukan

Adebayor Pemain Yang Memalukan

Adebayor Pemain Yang Memalukan

Jamie Carragher meluncurkan sebuah serangan verbal pada Emmanuel Adebayor, menyebut striker Tottenham Hotspurs sebagai pemain yang ‘memalukan’ dan mempertanyakan konsistensinya. Dia juga menyebut bahwa Adebayor takkan bisa menjadi pemain seperti legenda Chelsea, Didier Drogba. Pemain asal Togo yang sering berpindah klub baru mendapatkan dua kali kesempatan sebagai pemain inti saat Spurs mengalahkan Southampton 3-2 di St. Mary stadium hari Minggu. Namun mantan pemain Liverpool mempertanyakan tentang semangat dan gairah Adebayor pada sepak bola. Carragher menyerang kepribadian yang dimiliki pemain berusia 29 tahun sebelum mempertanyakan masa depan Adebayor di Spurs, saat dia dipaksa berlatih dengan tim cadangan dibawah mantan manajer Andres Villas Boas.

‘Hari ini dan kemarin Adebayor tampak seperti penyelamat Spurs”, kata Carrager pada sebuah acara TV. “Dia bermain sangat baik tapi kita tak boleh melupakan kenyataan tentangnya.” “Bagi saya, pemain seperti dia, dia harusnya bisa menjadi salah satu yang terbaik di dunia. Dan kenapa dia tidak dapat menjadi salah satu dari deretan pemain terbaik? Padahal dia sudah memiliki segalanya, dia dapat bermain sendirian di lini depan dan juga dapat melakukan kombinasi bersama rekannya.” “Kalian dapat mengkritik AVB karena menaruhnya di tim cadangan, tapi di masa lalu Mancini juga melakukan hal yang serupa, AVB juga hampir melakukannya. Saya yakin bila Sherwood, di akhir musim, entah siapapun yang menjadi manajer Spurs yang baru, mereka pasti akan mencoba menyingkirkannya.”

“Jadi bagi saya kita tak perlu menganggap Adebayor sebagai pemain yang spesial,” lanjut Carragher. “Bagi saya pemain seperti dia adalah pemain yang memalukan. Bila dia dapat bermain dengan seperti yang ditunjukkan saat melawan Soton, mengapa dia tak melakukan hal itu setiap minggu? Harusnya dia melakukan itu secara konsisten. Mengapa dia tidak menjadi pemain macam Didier Drogba?”

“Jadi dia bermain dalam beberapa pertandingan, bermain dengan baik dan membuat semua orang berkata betapa hebatnya dia. AVB harusnya memberi kesempatan lebih padanya, tapi mereka lupa satu hal. Mengapa Ade tak dapat menunjukkan penampilan hebat tiap minggu?’ Drogba yang mencetak 157 gol dalam 341 pertandingan bersama Chelsea sukses memenangkan Liga Champions, tiga title Premier League, empat FA Cup, dan dua Piala Liga dalam kisah cinta delapan tahunnya dengan Chelsea. sekarang Drogba bermain bagi klub Turky Galatasaray. Sedangkan Adebayor yang pernah bermain bagi Metz, Monaco, Arsenal, Manchester City, Real Madrid dan Tottenham Hotspurs hanya memiliki satu trofi sebagai koleksi gelarnya, yakni Copa Del Rey saat dia berada dalam masa peminjaman di Real Madrid. Dia tidak memiliki konsistensi yang selalu ditunjukkan Drogba dalam tiap penampilannya.